Mengenal Paspor Umroh dan Cara-cara Pembuatannya

Paspor ialah dokumen yang harus dimiliki seseorang yang hendak bepergian ke luar negeri. Tak terkecuali bagi mereka yang hendak menjalankan ibadah umroh ataupun haji ke Tanah Suci. Paspor umroh ini akan dibuat di Kantor Imigrasi. Paspor dapat dibuat secara online maupun offline dengan cara mendatangi langsung Kantor Imigrasi terdekat. Paspor sendiri adalah syarat utama untuk ibadah umroh, terutama karena ibadah ini akan dilangsungkan di luar negeri. Paspor di Indonesia sendiri terdiri atas beberapa macam. Yang paling umum tentu adalah paspor umum dengan ciri sampul hijau serta diperuntukkan umum bagi seluruh WNI yang hendak pergi ke luar negeri.

cara mendapatkan paspor umroh

Paspor umum ini juga kerap digunakan jamaah umroh sehingga dapat pula disebut paspor umroh dan terdiri dari 24 hingga 48 halaman. Berikutnya ada lagi paspor dinas yang bersampul biru serta dikhususkan bagi pegawai negeri maupun pemerintah yang melaksanakan tugas kerja ke luar negeri. Bagian depannya biasanya bertuliskan Paspor Dinas. Berikutna ada paspor haji dengan warna cokelat dan dikhususkan bagi WNI yang hendak melakukan perjalanan haji ke luar negeri. Jenis-jenis paspor lain termasuk paspor diplomatik warna hitam, paspor kelompok, paspor biometrik dan lain-lain. Syarat pembuatan paspor umum yang digunakan untuk umroh akan dijelaskan di bawah ini.

Sarat pembuatan Pasport Umroh

Untuk membuat paspor umroh atau paspor umum, datangilah kantor imigrasi dan siapkan beberapa dokumen. Termasuk di antaranya adalah KTP yang masih berlaku, KTP, akta kelahiran, ijazah terakhir serta surat nikah bagi yang sudah menikah. Sementara proses pengajuan pembuatan paspor online bisa dilakukan dengan mengunjungi laman www.imigrasi.co.id lalu masuk dalam menu layanan paspor online. Pilih Pra-permohonan Personal dan isi semua data yang diperlukan. Upload hasil scan KTP, KK, akta kelahiran, ijazah terakhir serta surat nikah. Setelah itu barulah kita mendatangi kantor imigrasi. Print form yang didapat dari website dan berikan pada petugas kantor imigrasi. Kelebihan mengurus paspor online ialah kita tak perlu mengisi formulir secara manual.

 

Jika ingin mengurus paspor umroh secara manual, bawa seluruh dokumen asli yang dibutuhkan ke kantor imigrasi. Beli formulir isian lalu isi semuanya dengan cermat. Serahkan semua dokumen guna dipindai petugas keimigrasian. Sebelum menuju kantor imigrasi guna mengurus pembuatan paspor baik secara online maupun offline, pastikan kita telah membawa semua dokumen asli yang dibutuhkan, map berwarna hijau serta materai senilai Rp6.000 serta memasukkan semua dokumen baik yang fotokopi maupun asli ke dalam map itu. Pastikan juga kita telah melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan tanpa terkecuali sehingga akan memudahkan proses pembuatannya nanti. Untuk map dan materainya biasa ditemukan dijual di Kantor Imigrasi sehingga takkan menyulitkan dalam mendapatkannya.

Proses Pembuatan Pasport Umroh

Proses pembuatan paspor umroh berikutnya adalah kita akan diminta mengisi form pengisian pengajuan paspor. Form ini berisi pertanyaan terkait nama, alamat, negara yang hendak dituju, tempat tanggal lahir serta tujuan kita di negara yang hendak dituju tersebut. Khusus bagi calon jamaah umroh, nama yang diisi harus terdiri dari tiga suku kata, tidak termasuk gelar. Jika nama kita hanya terdiri dari dua atau satu suku kata saja, maka wajib untuk menuliskan tambahan suku kata. Biasanya, tambahan suku kata ini adalah nama ayah. Setelah lolos pada tahap verifikasi dokumen, petugas di Kantor Imigrasi akan memberi surat pengantara menuju petugas administrasi pada front office.

 

Kita akan diminta untuk menukarkannya dengan nomor antrean kode C serta melakukan pembayaran sebesar Rp255.000 khusus paspor umroh 48 lembar karena paspor 24 lembar secara khusus disediakan bagi TKI. Jika pembayaran telah dilakukan, pemohon paspor bisa langsung mengambil foto serta sidik jari. Tersedia ruang khusus di mana foto serta sidik jari pemohon paspor diambil. Saat foto diambil, semua atribut di kepala harus dilepas termasuk kacamata, softlens, peci dan lain-lain. Sebagai pengecualian adalah jilbab bagi wanita. Setelah pengambilan foto serta sidik jari telah selesai, selanjutnya pemohon akan diminta menunggu untuk panggilan wawancara.

 

Pada meja wawancara, pemohon paspor akan ditanya terkait negara yang hendak dituju serta tujuan dari pembuatan paspor. Calon jamaah umroh bisa menjawab negara tujuannya adalah Arab Saudi serta tujuan ke sana adalah untuk melaksanakan umroh. Pada saat wawancara paspor umroh ini, pemohon juga diminta untuk menunjukkan dokumen asli seperti KTP, KK, ijazah serta surat nikah jika ada. Jika dalam proses wawancara tak ditemukan adanya kesalahan penulisan nama, maka pemohon akan diminta menandatangani buku paspor. Petugas pewawancara berhak pula dalam menangguhkan permohonan paspor apabila ternyata ditemukan keraguan akan identitas maupun jati diri pemohon. Berikutnya akan ada tahap penelitian lebih lanjut guna menemukan ada atau tidaknya pelanggaran serta informasi palsu dari pemohon.

proses pengajuan paspor

Jika ternyata benar adanya pelanggaran maupun pemberian informasi palsu, maka permohonan paspor umroh bisa ditolak. Namun jika tidak ditemukan bukti adanya pelanggaran maupun informasi palsu, maka pemohon cukup menunggu beberapa waktu lagi hingga paspor jadi. Setelah proses wawancara usai dan berjalan baik, maka proses pengajuan paspor telah selesai. Waktu pengambilan paspor paling lama ialah empat hari pasca wawancara selesai. Demikian adalah rangkaian proses permohonan pembuatan paspor baik yang dilakukan secara offline maupun online. Pembuatan paspor untuk tujuan lain umumnya kurang lebih akan sama. Perbedaan yang muncul hanyalah dari jawaban pertanyaan kita sebagai pemohon akan negara yang dituju serta maksud mendatangi negara tersebut.

 

Mengingat paspor umroh adalah persyaratan utama dalam menjalani ibadah umroh, maka sudah pasti langkah-langkah pembuatannya di atas harus dipahami agar bisa dijalankan dengan baik dan benar. Biaya pembuatan paspor yang cukup tinggi ini biasanya takkan termasuk dalam paket umroh maupun haji. Ini artinya, kita harus mengeluarkan dana pribadi sebagai ongkos pembuatan paspor. Biasanya, calon jamaah umroh maupun haji memang diharuskan memiliki paspor terlebih dahulu sebelum mendaftar atau minimal jauh sebelum keberangkatan. Pihak biro umroh biasanya dapat membantu mengarahkan apa saja langkah-langkah pembuatan paspor, namun kita sendiri yang mengurusnya di Kantor Imigrasi.

 

Proses pembuatan paspor ini memang jauh dari rumit. Asal kita paham langkah-langkahnya, akan mudah saja membuat paspor umum untuk segala kebutuhan, termasuk umroh. Pastikan semua dokumen yang disyaratkan sudah terpenuhi dan dimasukkan dalam map serta dilengkapi materai. Pastikan juga kita bisa menjawab tiap pertanyaan dalam wawancara secara baik dan benar, mengisi formulir dengan lengkap dan jujur, serta tidak melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun yang bisa berakibat pada ditolaknya permohonan pengajuan paspor. Untuk bisa menunaikan ibadah umroh secara aman dan nyaman serta dibantu dalam proses pembuatan paspor umroh, kita bisa mengandalkan Elharamain Wisata. Biro travel ini sudah berpengalaman dalam membawa jamaah umroh ke Tanah Suci sehingga tak perlu diragukan lagi.

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: