Segudang Manfaat Siwak dan Cara Menggunakannya

Ditinjau dari segi maknanya, siwak memiliki dua pengertian yaitu kayu yang biasa digunakan untuk menggosok gigi. Adapun pengertian kedua sebagai kata kerja maka memiliki arti membersihkan gigi dengan cara menggosoknya menggunakan kayu agar warna kuning dan kotoran pada gigi dapat hilang. Selain membersihkan gigi, sebenarnya bisa juga digunakan untuk membersihkan mulut agar terhindar dari bau tidak sedap. Adapun hukum dari bersiwak ini adalah sunnah seperti halnya yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad. Selain itu, dengan bersiwak insya Allah akan diridhoi oleh Allah. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk bersiwak agar membersihkan gigi dan mulut sehingga terhindar pula dari berbagai macam penyakit.

siwak

Waktu Yang Baik Untuk Bersiwak

Selanjutnya, kapan saja waktu yang disunnahkan untuk melakukan siwak? Berikut penjelasannya:

  • Bersiwak ketika Wudhu

Berwudhu merupakan kegiatan wajib yang dilakukan sebelum shalat agar terhindar dari segala najis. Oleh sebab itu, dalam waktu ini pun Rasulullah menyarankan untuk bersiwak agar kebersihan gigi dan mulut pun semakin sempurna.

  • Bersiwak ketika akan Menunaikan Shalat

Selain pada saat berwudhu, waktu utama lainnya yang disunnahkan untuk bersiwak adalah ketika akan shalat. Saat shalat kita sedang berkomunikasi dengan Alllah, tentu saja harus dalam keadaan yang terbaik termasuk kebersihan dan kesucian pun harus terjaga. Dengan bersiwak, maka kebersihan gigi dan mulut akan jauh lebih sempurna.

  • Bersiwak ketika akan Membaca Al Quran

Waktu utama lain yang disunnahkan untuk melakukan siwak adalah saat akan membaca Al Quran. Hal tersebut agar kita menjaga kebersihan gigi dan mulit saat membaca ayat-ayat indah dari Al Quran.

  • Beriswak ketika Memasuki Rumah

Hal ini berdasarkan salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Muslim bahwasannya Aisyah pernah mengatakan hal yang dilakukan Rasulullah ketika memasuki rumah adalah bersiwak.

  • Bersiwak ketika akan Menunaikan Shalat Malam

Sebagaimana bersiwak sebelum menunaikan shalat wajib, bersiwak sebelum menunaikan shalat malam pun disunnahkan. Terlebih lagi kita baru bangun tidur sehingga gigi dan mulut harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum menunaikan shalat.

Manfaat Siwak Untuk Kesehatan

Setelah mengetahui waktu utama untuk bersiwak, Anda juga perlu mengetahui manfaat siwak. Perlu diketahui bahwa manfaat bersiwak tidak hanya sebatas membuat gigi dan mulut menjadi bersih tetapi juga terdapat manfaat lain yang penting. Berikut manfaat bersiwak yang juga harus diketahui agar semakin bersemangat untuk melakukannya:

  1. Membersihkan gigi dan mulut secara kimia dan mekanis
  2. Memperkuat akar gigi dan gusi
  3. Menjaga kesehatan perut
  4. Membantu kelancaran proses pencernaan
  5. Mengurangi plak
  6. Mencegah gigi berlubang
  7. Membuat nafas menjadi harum
  8. Menjernihkan suara
  9. Menambah nafsu makan
  10. Menjadikan gigi semakin putih dan bersih
  11. Mengurangi tumbuh kembang bakteri yang bersarang di mulut
  12. Menguatkan gigi sehingga mencegah kerapuhan
  13. Membantu merekatkan luka pada gusi apabila memang terjadi luka
  14. Melindungi mulut dan gigi dari serangan penyakit yang berbahaya

Manfaat dari siwak sangat banyak, bukan? Bahkan dengan rajin bersiwak maka kita akan terhindar dari penyakit berbahaya seperti halnya kanker mulut. Segala sesuatu yang disunnahkan oleh Rasulullah memang memiliki hikmah yang begitu besar bagi umat manusia. Oleh sebab itu, tidak mengherankan apabila banyak yang tertarik meneliti tentang siwak ini karena memang mengandung banyak zat baik bagi gigi dan mulut. Maka tidak mengherankan apabila gigi Rasulullah selalu putih dan terjaga kebersihannya. Selain itu, mulut beliau juga selalu harum dan bibir beliau pun selalu kelihatan sehat merah alami. hal itu disebabkan oleh zat yang terkandung di dalam kayu tersebut mampu untuk melawan kuman dan bakteri jahat yang menjadi penyebab bau tidak sedap.

 

Selanjutnya, bagaimana cara menggunakan siwak dengan benar? Perlu diketahui bahwa sebaiknya menggunakan tangan kanan pada saat akan bersiwak untuk menjalankan sunnah Rasulullah seperti halnya bersiwak sebelum shalat, sebelum wudhu, sebelum shalat malam, saat masuk ke dalam rumah dan sebelum membaca Al Quran. Namun, apabila berniat untuk membersihkan mulut dan gigi selain di waktu-waktu utama tersebut maka sebaiknya menggunakan tangan kiri pada saat memegang kayu untuk bersiwak tersebut. Adapun bagian gigi yang harus dibersihkan dengan baik antara lain permukaan depan dan dalam gigi, sela-sela antara gigi, gusi, lidah, dan langit-langit mulut. Bagian-bagian tersebut harus dibersihkan dengan benar agar semua bakteri yang menempel akan hilang.

 

Perlu diketahui bahwa bentuk dari bulu siwak yaitu lurus dan memiliki pegangan yang akan menyulitkan bagi yang belum terbiasa bersiwak terlebih lagi apabila ingin menyikat bagian belakang gigi. Oleh sebab itu, perlu mengetahui teknik bersiwak agar semua permukaan gigi dapat tersikat dengan baik dan seluruh kotoran yang menumpuk dapat terangkat. Berikut tekniknya:

  1. Sebelum digunakan sebaiknya rendam terlebih dahulu di dalam air biasa atau air mawar selama beberapa jam. Tujuannya adalah melembutkan serat kayu agar tidak melukai mulut saat digunakan
  2. Setelah itu, kupas hanya beberapa cm saja dari ujung akar kayu tersebut hingga terpisah sehingga bagian akar menyerupai sikat
  3. Saat membersihkan gigi maka gerakkanlah ke atas dan ke bawah seperti ketika menggosok gigi menggunakan sikat gigi
  4. Apabila serat kayu tersebut sudah mulai rusak karena sering digunakan maka potong saja bagian ujungnya untuk kemudian kupas lagi akar dari siwak tersebut

Hal yang perlu diperhatikan adalah tidak semua pohon bisa digunakan untuk bersiwak karena dikhawatirkan akan beracun atau memberikan efek buruk bagi gigi dan mulut. Oleh sebab itu, jenis kayu yang direkomendasikan untuk bersiwak adalah dari akar pohon Arak (salvadora persica) karena terbukti mengandung banyak zat baik bagi kesehatan gigi dan mulut. Selanjutnya, walaupun bersiwak memiliki banyak manfaat, namun jangan sampai berlebihan melakukannya. Sesuatu yang berlebihan tentu saja tidak baik, bukan? Apabila terlalu sering bersiwak maka akan membuat lapisan gigi menipis dan menghhilang. Dengan menghilangnya lapisan gigi tersebut maka akan membuat gigi semakin rentan. Maka, bersiwaklah secara rutin sesuai kebutuhan saja dan jangan terlalu keras ketika menggosokannya.

Selain disunnahkan bersiwak di waktu-waktu utama tadi, siwak juga disunnahkan untuk dilakukan oleh para jamaan haji dan umroh. Hal tersebut karena selama menjalankan ibadah seperti umroh, para jamaah tidak diperbolehkan menggunakan wewangian termasuk pasta gigi yang mengandung wangi tertentu. Walaupun terdapat beberapa pendapat dari para ulama bahwa penggunaan pasta gigi yang tidak terlalu banyak wewangian atau pasta gigi berasa daun mint diperbolehkan. Namun, menggunakan siwak lebih utama ketika menunaikan ibadah seperti umroh. Bagi Anda yang berencana umroh, sudahkan menyiapkan perlengkapan bersiwak? Jika belum, segera persiapkan dari sekarang. Jika sudah, maka saatnya Anda menentukan agen travel umroh yang amanah. Salah satu yang bisa Anda pilih adalah Elharamain Wisata. Agen travel umroh ini sudah berpengalaman sehingga akan memberikan pelayanan terbaik selama Anda di Tanah Suci. Harga yang diberikan pun sesuai dengan fasilitas yang dimasukkan dalam paket umroh. Anda bisa memilihnya sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Leave a Reply

%d bloggers like this: